ONIC Susul Team Vitality ke Knockout Stage MSC EWC 2026, Singkirkan SRG 2-0
PARIS, Teras News – Indonesia dipastikan memiliki dua wakil di babak Knockout Stage Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) Esports World Cup (EWC) 2026 setelah ONIC Esports menundukkan wakil Malaysia, Selangor Red Giants (SRG), dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga lower bracket, Minggu (26/7/2026).
Kemenangan tersebut membuat ONIC menyusul Team Vitality yang lebih dulu memastikan tempat di fase gugur. Hasil ini sekaligus menjaga harapan Indonesia untuk meraih prestasi terbaik dalam salah satu turnamen Mobile Legends paling bergengsi di dunia.
Jungler ONIC, Kairi, mengaku puas atas keberhasilan timnya mengamankan tiket ke babak berikutnya setelah melalui pertandingan yang telah lama dinantikan.
“Kami sudah menunggu pertandingan ini sejak lama dan senang akhirnya bisa menang hari ini,” kata Kairi usai pertandingan, seperti disiarkan MPL Indonesia.
ONIC tampil di lower bracket setelah sebelumnya kalah tipis 1-2 dari wakil Turki, Aurora Gaming. Namun, tim berjuluk Landak Kuning itu mampu bangkit dan menunjukkan performa lebih solid saat menghadapi SRG.
Bangkit dari Tekanan di Gim Pertama
Pada gim pembuka, ONIC sempat berada dalam posisi yang sulit. SRG tampil dominan sejak awal pertandingan dengan unggul dalam jumlah eliminasi, objektif permainan, hingga penguasaan peta.
Tim asal Malaysia itu bahkan sempat mengamankan keunggulan sekitar 8.000 gold dan berada di atas angin untuk merebut gim pertama.
Meski tertinggal cukup jauh, para pemain ONIC tetap menjaga disiplin permainan dan tidak terpancing untuk melakukan pertarungan yang berisiko. Kesabaran tersebut menjadi titik balik ketika mereka berhasil memanfaatkan sejumlah kesalahan SRG pada fase late game.
Momentum itu mampu dimaksimalkan dengan baik hingga ONIC membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan pada gim pertama.
Dominan pada Gim Kedua
Memasuki gim kedua, ONIC tampil lebih percaya diri dan terorganisasi. Mereka melakukan sejumlah penyesuaian strategi sejak fase draft yang membuat agresivitas SRG pada awal permainan tidak berkembang.
Keunggulan dalam pengambilan keputusan dan kontrol objektif membuat ONIC perlahan menguasai jalannya pertandingan. SRG kesulitan menemukan celah untuk bangkit hingga akhirnya ONIC menutup laga dengan kemenangan 2-0.
Kairi mengungkapkan timnya telah mengantisipasi kekuatan komposisi hero yang digunakan SRG, terutama pada fase early game.
“Kami tahu mereka memakai Paquito dan Hilda yang sangat kuat di early game, tetapi tidak terlalu kuat di late game. Jadi kami hanya harus bermain hati-hati dan memberikan ruang agar Kelra bisa berkembang,” ujarnya.
Bidik Revans atas Aurora Gaming
Setelah memastikan lolos ke Knockout Stage, Kairi mengaku berharap dapat kembali berhadapan dengan Aurora Gaming, tim yang sebelumnya mengalahkan ONIC di fase awal turnamen.
Menurut pemain asal Filipina tersebut, ONIC masih memiliki peluang untuk membalas kekalahan jika kedua tim kembali dipertemukan.
“Saya berharap bisa bertemu Aurora lagi. Saya rasa kami masih punya kesempatan melawan mereka,” kata Kairi.
Sementara itu, mid laner ONIC, Sanz, menilai ketenangan menjadi faktor penting yang membantu timnya membalikkan keadaan saat berada di bawah tekanan pada gim pertama.
“Kami tidak panik karena situasi seperti itu sudah biasa kami alami. Yang penting tetap tenang sampai akhirnya kami mendapatkan momentum untuk membalikkan keadaan,” ujar Sanz.
Dua Wakil Indonesia Melaju
Dengan hasil tersebut, Indonesia resmi menempatkan dua wakil di Knockout Stage MSC EWC 2026, yakni ONIC Esports dan Team Vitality.
Team Vitality sebelumnya telah memastikan tempat di babak gugur dengan catatan kemenangan sempurna sepanjang turnamen. Kehadiran ONIC menambah peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh dan bersaing memperebutkan gelar juara MSC EWC 2026 di Paris.
Keberhasilan kedua tim tersebut sekaligus menegaskan kekuatan Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama skena kompetitif Mobile Legends di tingkat internasional.